Sunday, December 25, 2011

SETAHUN BELAKANGAN

Tahun 2011 sudah akan berakhir, aku sangat bersyukur tahun 2011 membawa berkah yang amat sangat besar, sebab di tahun 2011 aku mulai bekerja sebagai CPNS di Bagian Hubungan Masyaraakat Sekretariat Derah Kabupaten Belitung Timur per 1 Maret 2011, tak banyak yang ku tahu tentang pemerintahan daerah sebelum nya apalagi soal Manggar Ibu Kota nya Belitung Timur tempat bekerja ku sekarang, aku tak punya teman di sana, buta benar-benar buta, tak pernah terbayang akan bekerja dan tinggal di sana sebelumnya.

Aku tak berpikir panjang, dan merasa semua akan berjalan sesuai inginku menjadi wanita karir yang mandiri?!.
hari pertama di kantor baru aku sudah merasa betah, sambutan yang ramah dan baik dari rekan kerja masih teringat sampai sekarang, walau aku tetaplah aku yang sulit beradaptasi dan susah dekat dengan orang baru. hambatan, susah, dan senangnya lambat laut bergulir, apalagi ketika harus menghadapi bos yang menjengkelkan, sungguh menyiksa, tapi hari-hari terus berlalu, satu bulan lagi genap setahun aku bekerja di humas, sedikit yang baru ku dapat, dan sedikit pula yang baru dapat ku beri untuk Humas paling tidak.

sebelum aku share foto orang-orang Humas, aku share dulu foto sebelum aku bekerja dan sempat jadi panitia nikahan sepepu ku di Jakarta


 Nikahan Kak Bunga Jakarta, Febuari 2011



Apa ada perubahan nya dengan setelah bekerja?

                                            Pulau Batun, November 2011

 RBT 101.8 FM, November 2011


 
My Birthday, Desember 2011


Suatu pengalamanan dan rizky yang tak terhingga bisa menjadi CPNS di Beltim, bertemu orang-orang baru yang tak terbayang sebelum nya, Tuhan memberikan Rejeki yang tak terduga, di saat yang tepat. Aku percaya itu


eeh Kemarin juga sempat Ke Jakarta, melepas rindu dengan teman-teman, hope will meet  again  . ASAP
                              




Jakarta, Desember 2011 

masih kangen ama Jakarta, ama segala kelengkapan nya, ama segala kericuhan  nya dan yang paling penting dengan segala kebebasan nya?!


                                                                   

Wednesday, December 14, 2011

Pada sebuah hati

Untuk Mu
Aku tak mengerti isi hatimu saat ini?, semudah itu kau mencintai lalu pergi! bahkan kau tak perduli perasaan orang yang telah bersama mu selama tiga tahun, kau bilang pada nya kau masih menyayangi nya, tapi kau juga menyayangi orang lain! bahkan kau tega berkata begitu padanya??, tidak kah kau tau isi hatinya hancur? pernah kau berpikir jika hal tersebut terjadi pada mu? sungguh tega, mempermainkan orang yang setia menantimu!, menangisi mu setiap hari!, memikirkan mu sampai sakit!
sekarang ku tak tahu isi hati mu? mungkin kau tengah bahagia bersama yang lain, berusaha menilai, menilik untuk kemudian memilih wanita mana yang pantas bagimu?!, bahagia karena di perebutkan dua wanita yang sama-sama mencintaimu?!, berusaha menarik perhatian mu, agar kau memilih salah satu dari mereka?! dan kau belum tau siapa yang akan kau pilih?, mungkin kau memilih orang yang telah bersama mu dan setia selama tiga tahun?, atau orang yang kau kenal tiga bulan belakangan?, entahlah?! mungkin saja kau tak pilih kedua nya?? karena kau memilih orang baru lagi?! yang "lebih" dari ke dua nya?! huuufft aku tak peduli

sungguh aku tak peduli?!
bukan berarti aku tak lagi sayang?!
aku pun sama tak bisa membenci mu, ku maafkan semua salah mu karena telah menjadikan aku yang kedua? lalu meninggalkan ku begitu saja?! aku tak marah sedikitpun?!bahkan senyum dan hatiku masih di dirimu!! tapi aku harus jadi orang yang paling realistis sekarang, tak mau terjebak cinta yang rumit seperti ini memperebutkan laki-laki tak punya hati, berotak dangkal dan kekanak-kanakan, haus perhatian dan manja.
aku tak ingin hidup rumit makin di perumit dengan kehadiran mu dan wanita wanita mu, ku ingin sendiri?!\
merasakan luka dari mu, meratapi dan kemudian bisa belajar banyak dari persoalan ini
ku pergi, pergi dari masalah kalian, meninggalkan kalian dengan masalah yang tak kunjung usai. kalian pun  tak menginginkan kehadiran ku lagi
jadi ku mohon biarkan ku sendiri, jangan ganggu aku lagi, karena ku tak mau lagi tau!tak mau lagi peduli
bukan karena ku sayang lagi, tapi banyak hati yang harus di jaga, karena kalian tak perduli dengan hati satu sama lain nya??, jadi biarkanlah aku yang perduli pada hati.............








Wednesday, November 02, 2011

Aku berada dalam tahap amat sangat mencintaimu, ku mohon  jangan pergi, ku mohon jangan pergi, aku membutuhkan mu, maaf semua abaiku, aku sangat membutuhkn mu saat ini?!, bila kau ingin pergi tunggu sampai aku mencintai orang lain karena aku masih membutuhkan mu sekarang??

Tolong jangan pergi, aku igin kamu di sisi ku SEKARANG
aku mohon
aku mohon

Tuesday, February 01, 2011

WANITA KARIR YANG MANDIRI DAN TINGGAL SENDIRI

berat rasanya memulai kegiatan ini, menulis blog, salah satu hobi yang saya tinggalkan semenjak lolos dari tes CPNS, bahkan saya belum menyelesaikan bab terakhir dari novel yang saya buat tahun lalu. Entah mengapa semenjak nama saya tercantum dalam daftar peserta yang lulus tes CPNS Belitung Timur bagian pranata HUMAS kegiatan berinternet seakan hanya terpusat pada twitter saja dan itupun sebatas memandang timeline dan ngetweet berkali-kali kalau mood sedang ingin. saya sempat ke Jakarta Desember tahun lalu menghadiri acara lamaran kakak sepupu saya setelah itu pulang
selama di Belitung saya benar-benar tidak ada kegiatan selain INTERNETAN dan NONTON TV hanya itu serius, saya bahkan tak membantu ibu saya mengerjakan aktivitas di rumah seperti menyapu, ngepel, dll TIDAK saya Tidak melakukan nya dan ibu saya pun TIDAK PROTES entah mengapa? padahal dulu kalau saya pulang kampung saya sedikit banyak nya jadi upik abu di rumah, mungkin ibu saya punya alasan sendiri, mungkin? MUNGKIN LOH YA?? karena sekarang saya sudah dapat pekerjaan
saya benar2 jadi "THE ONE" di rumah, bahkan saya merasa makin "BANDEL" dari dulu "mmmm" saya tidak merasa bosan begini, dirumah, gak ada kerjaan berhari-hari sungguh saya merasa nyaman agak aneh memang
bahkan untuk main dengan teman pun saya malas

jadi begini sebenarnya saya ingin menulis tentang cita-cita saya "MENJADI WANITA KARIR YANG MANDIRI DAN TINGGAL SENDIRI"
berhubungan dengan lulus nya saya di Beltim itu tandanya saya tidak akan tinggal di Tanjung Pandan melainkan di Manggar ya jaraknya kira-kira 2 jam perjalanan lah sooo?
cita-cita saya akan terkabul bekerja dan tinggal sendiri, mengingat itu saya semangat
entah apa saya ini autis atau apa? tapi saya memang suka sendiri, BEBAS...
Sungguh tak terlintas saat ini di pikiran saya menjadi Ibu rumah tangga
makin dewasa saya makin tak begitu menginginkan nya, agak aneh memang saat banyak wanita muda ingin menikah dan berumah tangga sedangkan saya TIDAK
bagi saya sekarang adalah saat nya saya bebas "BEKERJA DAN SENDIRI" menyenangkan bukan ? bisa melakukan semuanya sesuka hati, tanpa ada tanggung jawab dengan keluarga
terlebih hari ini kami baru dapat kabar bahwa ayah saya sudah resmi di pensiunkan dari pekerjaan nya sebagai pegawai negeri ? seperti bergantian tahun ini ayah saya pensiun dan tahun ini saya bekerja " what a wonderfull Rabbit's year" sebagai anak setelah nanti bekerja akan ada tanggung jawab saya pada keluarga, adik saya terutama saya tahu apa yang sedang ada di pikiran ayah saya "adik saya", saya amat memikirkan nya KULIAH nya, saya sudah berjanji akan membantu kuliah adik saya kalau nanti saya sudah terima gaji, saya berjanji dengan mu Blog, dan saya harap saya bisa menepatinya!!

untuk itu sebagai anak pertama saya harus bisa menggapi cita-cita saya menjadi "WANITA KARIR YANG MANDIRI DAN TINGGAL SENDIRI" supaya tidak membebani keluarga saya lebih lama

Thursday, December 30, 2010

Sebenarnya Cinta itu?

Tentang Cinta??
saya ingin menulis tentang CINTA
saya tak pernah gamblang soal ini?, bagi saya mencintai sama dengan sebuah aib? well salah pastinya! tapi begtulah rasa, saya tak bisa menghapusnya, tiap kali jatuh cinta saya selalu menyembunyikan nya rapat, bagi saya sebuah kesia-siaan jika mencintai dan di akhirnya saya pun tetap sendiri, sendiri karena memang saya hanya diam, tak bertindak banyak bahkan tak ada, saya hanya berani menatap sesudah itu membiarkan nya berlalu, membiarkan rasa cinta itu tergerus waktu, hilang tak bersisa karena berganti cinta baru yang akhirnya pun kan sama, DIAM

Saya tak mau berspekulasi tentang pendapat orang mengenai diri saya tentang "Kenapa sampai saat ini saya belum punya pacar?" jahatnya mungkin karena banyak alasan saya sering berpendapat kalau tak penting punya pacar?, tak penting bersuami karena Allhamdulilah saya sudah mendapatkan pekerjaan, bisa menghidupi diri saya dan Insyaallah keluarga saya nantinya, apa lagi gunanya bersuami? toh saya juga tak suka dengan anak-anak, saya tak perlu di repotkan oleh mereka nantinya kalau tidak bersuami ?. Sebelum mencibir pendapat saya ada baiknya saya menuliskanalasan dari pernyataan saya (YANG SOMBONG) di atas :

-banyak contoh yang sangat tidak baik yang di tunjukan oleh laki-laki di kehidupan saya selama ini, menyakiti perempuan itu membuat saya muak, jijik, dan membenci mereka (salah satu alasan sebenar-benarnya saya memilih judul "kekerasan terhadap perempuan" pada skripsi saya)
- saya bisa merasakan keegoisan laki-laki saat mendengarkan cerita teman-teman saya tentang pacar-pacar mereka, saya berpikir buat apa pacaran kalau selalu tersiksa, sakit hati, dan menangis, toh mereka tak cukup Whort it untuk di tangisi
- pengalaman pribadi yang menyakitkan, tak usah saya share di sini karena biarlah ini menjadi rahasia saya dan Allah, dan semoga saya bisa memaafkan...
- contoh-contoh perlakuan lelaki yang ada di sekeliling saya (bahkan orang terdekat) yang tidak saya sukai

banyak contoh lain, tak usah saya sebutkan saya tak mau menjadi provokator
sebenarnya saya tak membenci laki-laki apalagi sampai merubah orientasi seksual, saya hanya tak suka pada sikap dan sifat mereka bahwa sebenarnya saya pun punya banyak kekurangan yang membuat saya jomblo sampai sekarang, saya mengerti kenapa tak ada seorang pun buat saya?
saya berusaha menepis kecewa itu dengan berpikiir "Walaupun tak ada"Seseorang" , saya masih bisa hidup, masih banyak orang yang menyayangi saya dan saya sayangi, saya masih optimis untuk meraih impian saya, saya masih muda (sekarang)" tak perlu minta ijin orang tua saya untuk berpacaran atau memperkenalkan pacar saya dengan mereka, tak perlu pusing memikirkan pacar saya siang malam pagi sore subuh, tak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk pesta perkawinan, dll yang memusingkan dari sebuah hubungan (Sok tahu bener)

Mungkin provokasi dari orang tua dan saudar-saudara sudah mendarah daging di tubuh saya " Gak usah pacaran dulu, sampai kerja/selesai kuliah baru pacaran" itu benar-benar saya lakukan, salah satu faktornya, TAK ada yang nembak saya/ menginginkan saya untuk jadi pacarnya dalam kurun waktu itu (SERIUS/ segitu pahitnya LoveLife saya), kalaupun ada yang mendekati pasti saya yang tak suka (serbasalah), satu lagi "Kamu masih kecil belum saatnya" saya masih menganggap saya masih kecil (tak tau diri) sampai sekarang, mungkin kata-kata itu terlalu sering saya dengar, itu makanya saya tidak dewasa, saya merasa belum pantas memiliki hubungan dengan lawan jenis (padahal saya sudah punya ponakan2 yang beranjak dewasa dan siap menyongsong cinta). saya tidak menyalakan keluarga saya, memang pola pikir saya yang salah, seharusnya saya bisa menaggapi nasehat itu lebih bijak, bukan malah men-judge diri sendiri.saya tidak berbuat banyak untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri sehingga kepercayaan itu tak di berikan. sekarang ? sudah.. tapi mereka hanya bertanya"Mana calon nya?" bukan "Kenapa tak ada calon nya?" tak ada yang tau betapa susah nya saya?


saya sampai pada satu titik dimana penantian itu tak penting untuk menjadi perhatian utama di otak saya, biarkanlah waktu yang tentukan saya percaya adanya Allah tak ada yang tak mungkin buat Nya, saya lebih baik tak menyalakan siapapun, karena nasib bukan manusia yang tentukan, toh belum ada paksaan dari orang tua saya untuk menikah (sampai sekarang saya masih bingung kenapa orang tua ingin anaknya menikah?, apa untungnya? pengen cucu? ahh klise)

Wednesday, December 22, 2010



Tahun sudah umurku
macam lamanya waktu dalam satu hari
Thanks God